Introduction PHP (Pengenalan PHP)

Friday, November 16, 2007

Introduction PHP (Pengenalan PHP)


Apa itu PHP?

PHP acronym dari kata “PHP: Hypertext Preprocessor”, sebagian besar PHP digunakan untuk website depelovment dan PHP juga merupakan general Open Source siapapun bisa mengetahui code scripting PHP dan siapapun bisa me modification PHP ini. PHP juga sangat flexible bisa di tempelkan pada HTML.


Sebuah example:







<html>

<head>

<title>Example</title>

</head>

<body>



<?php

echo "Hi, I'm a PHP script!";

?>



</body>

</html>



Bagaimana bentuk perbedaan dari script yang di tulis dengan bahasa pemrograman lain seperti bahasa C/ Perl, PHP sebenarnya di bentuk dari bahasa C jadi pasti terdapat banyak persamaan antara PHP dan C.


Untuk melakukan execution pada bahasa PHP, dibutuhkan server karena PHP merupakan bahasa pemrograman type server side artinya berjalan di bawah kendali server.


Server yang di gunakan untuk menjalankan PHP banyak sekali, diantaranya :

http://www.appservnetwork.com/

http://apache2triad.net/

http://www.easyphp.org/

http://www.en.wampserver.com/

http://www.apachefriends.org/en/xampp.html


anda bisa download server PHP pada salah satu link di atas.


Instalation Server PHP (Menginstall Server PHP)

Installasi server PHP tidak jauh berbeda dengan program-program lainnya. Anda hanya perlu meng click file setup nya, kemudian ikuti petunjuk penginstallan.


Ada beberapa hal umum yang biasanya di butuhkan saat penginstallan server:

Pertama: jika server menanyakan host maka isilah dengan nilai defaultnya yaitu localhost

Kedua: jika server menyanyakan user maka isilah dengan nilai defaultnya yaitu root

Ketiga : password bisa anda isikan ataupun tidak hal ini optional.

Keempat: jika server menanyakan port, maka biarkan port tersebut.



Starting PHP (Memulai PHP)

Setelah server di install, maka ada yang perlu anda ketahui, bahwa dalam folder Server tersebut ada sebuah folder yang memang dikhususkan bagi file-file berekstension *.php yang akan di executionnya / jalankannya. Biasanya folder tersebut bernama htdocs atau www. Maka file PHP anda harus di tempatkan pada folder ini supaya bisa dijalankan.




example success localhost request


Active kan server PHP (apache dan MySQL Server) bila tidak di install ke dalam service kemudian buka salah satu browser (like is: Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Avant Browser, Nestcape Navigator, etc) lalu ketikan http://localhost jika server telah di active kan maka akan tampil halaman server tersebut.




example the folder of server PHP


Okey This articles is for PHP Beginner. But I still havo more articles for you. Don’ t go anywhere. Persistent here and enjoy the more articles. If you don’t know or don’t understand about this articles or the other articles in this blog you may discussion with me about it. Don forget Okey!!!

1 comment:

yayan candra said...

komunitas IT Baturaja

Post a Comment

Komentar anda bila perlu penjelasan (semampu saya tentunya)

silahkan login dulu atau follow blog ini untuk bisa mengisi komentar